Satu figur sudah menantang, apalagi tiga. Patung kelompok, seperti tiga pemusik, keluarga, atau tokoh sejarah, menuntut pematung untuk menyusun hubungan antarfigur agar karya terasa utuh dari setiap sudut. Komposisi tiga figur memiliki kekuatan tersendiri karena membentuk dinamika yang menarik.
IKekuatan segitiga
Tiga figur secara alami membentuk komposisi segitiga yang stabil dan dinamis. Variasi tinggi, misalnya satu berdiri, satu duduk, dan satu bersandar, membuat karya lebih hidup dibanding tiga figur yang berjajar sejajar.
Segitiga juga membantu mengarahkan mata penonton berkeliling karya.
IIArah pandang dan interaksi
Ke mana setiap figur memandang menciptakan cerita. Figur yang saling memandang menunjukkan kedekatan, sedangkan figur yang memandang ke arah sama dapat menunjukkan kesatuan tujuan, seperti tiga musisi yang menghadap penonton.
Gestur tangan dan posisi tubuh memperkuat hubungan antarfigur.
IIIRuang negatif
Ruang kosong di antara figur sama pentingnya dengan figur itu sendiri. Ruang negatif yang baik membuat karya bernapas dan dapat dinikmati dari banyak sudut.
Periksa siluet karya dari berbagai arah selama proses pembuatan.
IVPertimbangan teknis
Patung kelompok sering diproduksi dalam beberapa bagian, lalu dirakit. Sambungan, alas bersama, dan distribusi berat harus direncanakan sejak awal.
Maket kecil sangat membantu menguji komposisi sebelum membuat model skala penuh.